
Tutorial Lengkap Claude Code: Dari Pemula Sampai Jago
Panduan ini berisi semua yang perlu kamu tau untuk memaksimalkan Claude Code ā dari mindset yang bener sampai teknik advanced.
1. Mikir Dulu, Ngetik Kemudian
Kesalahan paling umum: langsung ngetik tanpa mikir dulu.
10 dari 10 kali, hasil dari Plan Mode jauh lebih bagus dibanding langsung ngetik dan berharap Claude ngerti. Beda jauh.
Kalau Kamu Belum Punya Pengalaman
Dua saran:
-
Mulai belajar. Kamu merugikan diri sendiri kalau nggak pernah develop skill ini, walau pelan-pelan.
-
Diskusi mendalam dengan AI dulu. Sebelum masuk Claude Code, ngobrol dulu dengan ChatGPT/Gemini/Claude tentang apa yang mau kamu bikin. Tanya opsi-opsi desain sistem. Dua arah ā kamu tanya, AI tanya balik, sampai ketemu solusi yang pas.
Contoh Perbedaan Prompt
ā "Buatin sistem autentikasi"
ā
"Buatin autentikasi email/password pakai model User yang sudah ada,
simpan sesi di Redis dengan kadaluarsa 24 jam, dan tambah middleware
yang proteksi semua route di /api/protected"
Bedanya? Yang pertama kasih terlalu banyak kebebasan. Yang kedua kasih target yang jelas.
Cara Masuk Plan Mode
Shift + Tab (tekan 2x)
Percaya deh ā ini cuma 5 menit, tapi bisa hemat berjam-jam debugging nanti.
2. CLAUDE.md: File Paling Penting
CLAUDE.md adalah file markdown yang dibaca Claude sebelum setiap percakapan. Ini basically materi onboarding untuk Claude.
Kebanyakan orang either:
- Abaikan sama sekali, atau
- Isi dengan hal-hal yang malah bikin Claude lebih buruk
Yang Beneran Penting
Buat Singkat
Claude cuma bisa ikutin sekitar 150-200 instruksi sekaligus. System prompt Claude Code udah pakai ~50. Setiap instruksi yang kamu tambahin berebut perhatian.
Kalau CLAUDE.md kamu kepanjangan kayak novel, Claude bakal mulai abaikan beberapa hal secara acak ā dan kamu nggak tau yang mana.
Buat Spesifik untuk Project Kamu
Jangan jelasin apa itu "folder components". Claude udah tau itu.
Kasih tau hal-hal aneh di project kamu:
- Perintah bash yang sering dipakai
- Konvensi penamaan yang unik
- Hal-hal penting di codebase kamu
Kasih Tau Alasannya, Bukan Cuma Perintahnya
ā "Pakai TypeScript strict mode"
ā
"Pakai TypeScript strict mode karena kita pernah kena bug produksi
gara-gara tipe any yang implisit"
Alasan kasih Claude konteks untuk ambil keputusan yang nggak kamu antisipasi.
Update Terus-terusan
Tekan # saat kerja dan Claude bakal otomatis tambahin instruksi ke CLAUDE.md.
Setiap kali kamu koreksi Claude untuk hal yang sama dua kali, itu tanda harusnya masuk file ini.
Lama-lama, CLAUDE.md jadi dokumen hidup tentang gimana codebase kamu sebenernya bekerja.
CLAUDE.md yang Bagus vs Jelek
| Jelek | Bagus |
|---|---|
| Dokumentasi untuk karyawan baru | Catatan untuk diri sendiri kalau besok amnesia |
| Best practices umum | Keunikan spesifik project |
| Panjang kayak novel | Singkat dan actionable |
3. Context Window: Yang Orang Nggak Tau
Opus 4.5 punya 200.000 token context window. Tapi ini yang kebanyakan orang nggak sadar:
Model mulai menurun jauh sebelum mentok 100%.
Di sekitar 20-40% penggunaan context, kualitas output udah mulai turun ā walau belum drastis.
Pernah ngalamin Claude Code compacting tapi tetap kasih hasil jelek? Itu sebabnya. Model udah degraded sebelum compaction, dan compaction nggak ajaib mengembalikan kualitas.
Cara Kelola Context
1. Batasi Scope Percakapan
Satu percakapan = satu fitur/tugas.
ā Pakai percakapan yang sama untuk:
- Bikin sistem auth
- Refactor database
- Fix bug yang nggak related
ā
Percakapan baru untuk setiap tugas besar
Context bakal tercampur dan Claude jadi bingung.
2. Pakai Memori Eksternal
Untuk tugas kompleks, minta Claude tulis rencana ke file:
SCRATCHPAD.md # Catatan dan progress
plan.md # Keputusan arsitektur
TODO.md # Tugas yang tersisa
File-file ini bertahan antar sesi. Besok Claude bisa baca dan lanjutin dari titik terakhir.
3. Trik Copy-Paste Reset
Trik yang sering dipakai:
- Copy semua yang penting dari terminal
- Jalankan
/compactuntuk dapat ringkasan - Jalankan
/clearuntuk bersihkan context sepenuhnya - Paste balik cuma yang penting aja
Context segar dengan informasi penting tetap ada. Jauh lebih baik daripada berjuang dengan context yang udah jelek.
š Mau belajar lebih dalam?
Dapatkan panduan lengkap vibe coding di ebook "Memulai Vibe Coding".
Lihat Ebook ā4. Tau Kapan Harus Clear
Kalau percakapan udah kacau atau kebanyakan context yang nggak relevan ā langsung /clear dan mulai baru.
Claude tetap punya CLAUDE.md kamu, jadi nggak kehilangan konteks project.
9 dari 10 kasus, pakai clear sebenernya lebih bagus daripada nggak.
Mental Model
Claude itu stateless. Setiap percakapan mulai dari nol kecuali yang kamu kasih secara eksplisit. Rencanakan sesuai itu.
4. Prompt Itu Segalanya
Orang habiskan berminggu-minggu belajar framework dan tools. Habiskan nol waktu belajar berkomunikasi dengan AI yang sebenernya generate kode mereka.
Yang Beneran Membantu
Spesifik Tentang Apa yang Kamu Mau
ā "Buatin sistem auth"
ā
"Buatin autentikasi email/password:
- Pakai model User yang sudah ada
- Simpan sesi di Redis
- Tambah middleware untuk route /api/protected
- Return 401 untuk request yang belum login"
Kasih Tau Apa yang JANGAN Dilakukan
Claude punya kebiasaan. Claude 4.5 khususnya suka overengineer ā file tambahan, abstraksi yang nggak perlu, fleksibilitas yang nggak kamu minta.
"Buat ini simpel. Jangan tambah abstraksi yang nggak saya minta.
Satu file kalau bisa. Nggak perlu tipe yang berlebihan."
Kasih Konteks Tentang Kenapa
"Ini harus cepat karena jalan di setiap request"
ā Claude optimasi untuk performa
"Ini cuma prototipe yang bakal dibuang"
ā Claude prioritaskan kecepatan daripada kode bersih
Claude nggak bisa baca pikiran kamu tentang batasan yang belum kamu sebutin.
Kebenaran yang Keras
Output datang dari input. Kalau output-mu jelek, input-mu jelek. Nggak ada jalan lain.
Kalau kamu terus-terusan dapat hasil jelek, solusinya bukan ganti model. Solusinya adalah jadi lebih jago di:
- Cara nulis prompt ā Spesifik > samar. Batasan > terbuka.
- Cara struktur permintaan ā Pecah tugas kompleks jadi langkah-langkah.
- Cara kasih konteks ā Apa yang Claude perlu tau?
5. Pilihan Model: Opus vs Sonnet
Ada perbedaan nyata antar model:
| Model | Bagus Untuk | Trade-off |
|---|---|---|
| Opus | Penalaran kompleks, planning, keputusan arsitektur | Lebih lambat, lebih mahal |
| Sonnet | Tugas eksekusi, boilerplate, refactoring dengan rencana jelas | Lebih cepat, lebih murah |
Workflow yang Jalan
- Pakai Opus untuk planning ā arsitektur, keputusan desain
- Ganti ke Sonnet untuk implementasi ā
Shift + Tabdi Claude Code - CLAUDE.md memastikan kedua model beroperasi dengan batasan yang sama
Serah terima jadi bersih karena instruksi konsisten.
6. Tools & Konfigurasi
Claude Code punya banyak fitur. Kamu nggak butuh semua, tapi sebaiknya coba-coba karena mungkin ada yang bisa hemat waktu/uang.
MCP (Model Context Protocol)
Koneksi Claude ke layanan eksternal ā Slack, GitHub, database, API.
Kalau kamu terus-terusan copy-paste informasi dari suatu tempat ke Claude, mungkin ada MCP server yang bisa otomatisin itu.
Contoh MCP yang berguna:
- GitHub MCP ā akses repo langsung
- Database MCP ā query tanpa copy-paste
- Docs MCP ā dokumentasi terbaru
Hooks
Jalankan kode otomatis sebelum/sesudah Claude bikin perubahan:
# Contoh hooks:
- Prettier setelah setiap edit file
- Type checking setelah setiap edit
- Linting otomatis
- Security scan
Tangkap masalah langsung daripada biarin numpuk.
Custom Slash Commands
Prompt yang sering dipakai, dikemas jadi perintah.
.claude/commands/
āāā debug.md ā /debug
āāā review.md ā /review
āāā deploy.md ā /deploy
āāā refactor.md ā /refactor
Setiap file markdown jadi perintah yang bisa dijalankan dengan /namacommand.
Tips
Kalau kamu bayar langganan, kenapa nggak coba semua? Lihat yang mana yang jalan dan yang nggak. Toh udah bayar.
Dan jangan nyerah kalau sesuatu nggak jalan percobaan pertama. Model membaik tiap minggu. Yang nggak jalan sebulan lalu mungkin jalan sekarang.
7. Kalau Claude Stuck
Kadang Claude cuma loop. Coba hal yang sama, gagal, coba lagi, terus-terusan. Atau dengan percaya diri implement sesuatu yang salah total.
Instingnya: terus dorong. Lebih banyak instruksi. Lebih banyak koreksi. Lebih banyak konteks.
Realitanya: langkah yang lebih baik adalah ubah pendekatan sepenuhnya.
Jalan Keluar
1. Clear Percakapan
Context yang menumpuk mungkin bikin bingung.
/clear
Start fresh dengan CLAUDE.md tetap utuh.
2. Sederhanakan Tugas
Kalau Claude kesulitan dengan tugas kompleks, pecah jadi potongan kecil. Buat setiap potongan jalan dulu baru gabungin.
Tapi jujur, kalau Claude kesulitan dengan tugas kompleks, itu berarti Plan Mode kamu kurang.
3. Tunjukkan, Jangan Cuma Jelaskan
Kalau Claude terus salah paham, tulis contoh minimal sendiri:
"Ini contoh output yang saya mau:
[contoh output]
Sekarang terapkan pola ini ke sisanya."
Claude sangat jago memahami contoh.
4. Ubah Framing Masalah
Kadang cara kamu framing masalah nggak cocok dengan cara pikir Claude.
ā "Tangani transisi state ini"
ā
"Implementasi ini sebagai state machine"
Reframing bisa unlock progress.
Meta-Skill
Kenali kapan kamu lagi di loop lebih awal.
Kalau udah jelaskan hal yang sama 3x dan Claude masih nggak ngerti ā lebih banyak penjelasan nggak akan bantu. Ubah sesuatu.
8. Bangun Sistem, Bukan Sekali Pakai
Orang yang dapat nilai paling banyak dari Claude bukan pakai untuk tugas sekali-sekali. Mereka bangun sistem di mana Claude adalah komponennya.
Mode Headless (flag -p)
claude -p "prompt kamu di sini"
Jalankan prompt dan output hasil tanpa interface interaktif. Artinya kamu bisa:
- Script
- Pipe output ke tools lain
- Chain dengan perintah bash
- Integrasikan ke workflow otomatis
Contoh Dunia Nyata
Perusahaan pakai ini untuk:
- Review PR otomatis
- Respons tiket support otomatis
- Update logging otomatis
- Update dokumentasi otomatis
Semua tercatat, bisa diaudit, membaik seiring waktu.
Flywheel (Roda Gila)
Claude bikin kesalahan
ā
Kamu review log
ā
Perbaiki CLAUDE.md atau tooling
ā
Claude jadi lebih baik lain kali
ā
Ulangi
Ini compounding. Setelah berbulan-bulan iterasi, sistem jadi jauh lebih baik ā model sama, cuma konfigurasi lebih bagus.
9. Rangkuman / Contekan
Mindset
| Prinsip | Aksi |
|---|---|
| Mikir dulu baru ngetik | Plan Mode dulu, selalu |
| Output = Input | Hasil jelek? Perbaiki prompting |
| Arsitektur dulu | Nggak bisa skip planning |
CLAUDE.md
| Lakukan | Jangan |
|---|---|
| Buat singkat (maks 150-200 instruksi) | Tulis novel |
| Keunikan spesifik project | Dokumentasi umum |
| Kasih tau kenapa, bukan cuma apa | Cuma aturan tanpa alasan |
| Update terus | Set sekali terus lupa |
Kelola Context
| Situasi | Aksi |
|---|---|
| Mulai fitur baru | Percakapan baru |
| Context menurun (~30%) | /compact atau /clear |
| Tugas kompleks berhari-hari | File memori eksternal |
| Percakapan kacau | Trik copy-paste reset |
Perintah
/clear # Bersihkan context, CLAUDE.md tetap
/compact # Kompres context
/context # Cek penggunaan context
# # Tambah instruksi ke CLAUDE.md
Shift+Tab # Toggle Plan Mode / Ganti model
Kalau Stuck
/cleardan start fresh- Sederhanakan tugas
- Tunjukkan contoh, jangan cuma jelaskan
- Ubah framing masalah
Penutup
Perbedaan antara melawan tools vs mengalir dengan tools adalah semua hal di atas:
- Mikir sebelum ngetik
- CLAUDE.md yang bagus
- Kelola context dengan bener
- Prompting yang jelas
- Tau kapan harus ubah pendekatan
Claude Code adalah tools yang powerful. Tapi kayak tools apapun, skill pengguna yang menentukan hasilnya.
Mulai dari dasar. Kuasai Plan Mode. Update CLAUDE.md terus. Kelola context kamu.
Sisanya akan mengikuti.
Artikel Terkait

Context Engineering: Panduan Praktis Optimasi AI Coding
Pelajari cara mengoptimalkan context untuk hasil AI yang lebih baik. Tips praktis untuk Claude Code, subagents, MCP servers, dan skills.

Claude Cowork: Claude Code untuk Pekerjaan Non-Teknis
Kenalan dengan Cowork, fitur terbaru Claude yang memungkinkan AI mengakses dan mengelola file di komputer kamu. Cocok untuk task repetitif seperti rapiin file, bikin spreadsheet, dan draft dokumen.

Ralph: Teknik Menjalankan AI Coding dalam Loop
Tutorial lengkap teknik Ralph untuk menjalankan AI coding agent secara otomatis. Bikin PRD, jalankan loop, balik-balik code udah jadi.
Siap mulai vibe coding?
Pelajari cara membuat aplikasi tanpa perlu pengalaman coding sebelumnya.
Beli Ebook Sekarang